Di tahun ketiga acara tersebut, kami masih menyisihkan semangat serta harapan yang rapi dengan praksis dan aksi turun jalan. melalui beberapa dialektika yang sederhana, kami mulai menyadari bahwa di tahun ke3, kami harus melakukannya lagi meskipun terjangan USIA dan kebutuhan hidup mulai menghantui jiwa mahasiswa dan aktivisme kami, tetapi apa guna usia jika di kematian kami, kami tidak meninggalkan apa-apa. semoga aksi kami yang setiap tahun kami adakan mampu melahirkan generasi, mampu melahirkan gerakan Dan juga harus mampu melahirkan perubahan, meskipun perubahan itu berada hanya didalam nurani. semoga ini bukan yang terakhir !!!









0 komentar:
Posting Komentar